Halaman

Kamis, 03 Mei 2012

Putih abu-abu,

Putih abu-abu

Putih abu-abu,
Seragam yang kugunakan saat ini, seragam yang menemaniku hampir 3  tahun.
Dan kini hampir penghujung waktuku menggunanya ,
Begitu terasa waktu yang ku lalui dengan seragam putih abu-abu
Dan banyak, bahkan begitu banyaknya kenangan  saat ku menggunakan seragam ini
Ada senang,sedih,tangis,tawa, begitu banyak perasaan yang ku rasa
Itulah putih abu-abu
Dimana masa,ketika  kita merasakan banyak kenangan yang sulit untuk d lupakan
Di putih abu-abu juga aku mendapatkan sahabat,teman, bahkan ada ayang membenciku,
Tetapi ku anggap itu bukan musuhku
Karena merakalah yang membuat aku merasakan semua perasaan saat menggunakan putih abu-abu
Sebuah perasaan yang tak mmungkin kurasakan di tempat lain .

Selasa, 24 April 2012

Impian


Impian
Aku bukanlah anak kecil yang menulis semua impiannya di kertas
Tapi  adalah anak kecil yang menggambarkan impian dan imajinasiku
Aku bukanlah anak kecil yang melompat ke jurang dan mendakinya lagi
Tapi aku adalah anak kecil yang  meniti di atas tali tanpa harus melompat ke jurang
Aku ibaratkan batu karang di lautan yang mencoba bertahan walau deru ombak menghempasku
Aku ibaratkan semut kecil yang terus berjalan di padang pasir, walau gumpalan pasir mendekati ku
Itu semua kulakukan hanya untuk 1 kata yaitu  “impian”
1 kata yang penuh pengorbanan
1 kata yang pernah membuat ku jatuh dan bangkit lagi
1 kata yang pernah membuat ku membungkuk dan kembali tegak

Impian adalah obat ketika kita terpuruk
Impian adalah suara yang membuat kita terbangun dari tidur

Karena impian adalah jalan untuk kita melangkah

Kamis, 12 April 2012

Hidup adalah pilihan

Hidup adalah pilihan

Hidup adalah pilihan
Pilihan yang menyenangkan atau pun menjerumuskan,
Itu tergantung kita memilih yang mana,
Ketika kita memilih yang “ menyenangkan “ bukan berarti selamanya hidup kita menyenangkan.
Dan untuk mencapai tahap yang “ menyenangkan “ itu di butuhkan sebuah keyakinan serta perjuangan.
Tanpa keyakinan dan perjuangan hidup tidak berwana .
Dan ketika kita memilih yang “ menjerumuskan “ kita juga butuh peerjuangan,
Tetapi bukan perjuangan yang sesungguhnya,
Itu hanya kata perjuangan, bukan arti dari perjuangan itu sendiri.

Maka ketika kita di hadapkan 2 pilihan,
Maka pilih lah tahap yang membuat kita lebih berwarna,
Walaupun tidak selamanya warna itu yang cerah,
Dan terkadang warna itu abu-abu bahkan hitam,
Tetap lah piklih jalan yang berwarna,
Karena dengan warna hidup yang sebenarnya telah kita rasa kan .